
Karawang, 04 Juli 2026 — Universitas Buana Perjuangan Karawang menyelenggarakan pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Karawang dengan tema pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung strategi kampanye digital. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam membuat konten promosi yang lebih menarik, efektif, dan mudah diterapkan melalui perangkat digital, khususnya telepon genggam.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah pemateri, yaitu Dr. Adi Santoso, S.E., M.M., Vigory Gloriman Manalu, S.E., M.M., dan Dr. M., Eman Sulaiman, S.T., M.M. Para pemateri memberikan materi praktis mengenai cara menyusun pesan promosi, membuat caption, merancang poster sederhana, hingga menyusun ajakan tindakan atau call to action yang dapat mendorong konsumen untuk menghubungi pelaku usaha melalui WhatsApp maupun media sosial.

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM di wilayah Karawang. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diarahkan untuk memahami alur kampanye digital yang sederhana, mulai dari menentukan target pembeli, merumuskan pesan utama produk, memilih kanal promosi, membuat konten, hingga mengevaluasi hasil promosi melalui respons pelanggan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada penggunaan AI sebagai alat bantu untuk mempercepat proses pembuatan konten. AI dapat digunakan untuk membantu menyusun ide promosi, membuat caption, merancang konsep poster, menyusun kalender konten, serta membuat pesan promosi yang lebih sesuai dengan karakter produk dan target konsumen.
Selain AI, peserta juga dikenalkan dengan pemanfaatan aplikasi yang mudah diakses oleh UMKM, seperti Canva untuk desain visual, CapCut untuk video pendek, WhatsApp Business untuk komunikasi pelanggan, serta media sosial sebagai kanal promosi. Pendekatan ini dipilih agar peserta dapat langsung mempraktikkan materi tanpa harus bergantung pada perangkat komputer atau kemampuan teknis yang rumit.









Kegiatan ini turut dihadiri oleh pihak penyelenggara, di antaranya Dr. Wike Pertiwi, S.E, M.M selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen, Bapak Suroso, M.M. selaku Ketua Program Studi S1 Manajemen, dosen Universitas Singaperbangsa Karawang sebagai moderator, serta Kepala Pengembangan Usaha. Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan dukungan akademik dan kelembagaan terhadap penguatan kapasitas UMKM di Karawang.
Dr. Wike Pertiwi menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendorong peningkatan daya saing UMKM. Menurutnya, pelaku UMKM perlu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin dekat dengan media digital.
“UMKM perlu memahami bahwa promosi digital bukan hanya soal sering mengunggah konten, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan yang tepat kepada pembeli yang tepat. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu membuat materi promosi yang lebih terarah dan berdampak pada penjualan,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Suroso, M.M. menegaskan bahwa penggunaan AI harus dipahami sebagai alat bantu, bukan pengganti kreativitas pelaku usaha. Menurutnya, pelaku UMKM tetap perlu menjaga keaslian merek, kejujuran informasi produk, serta kedekatan dengan pelanggan.
“AI dapat membantu mempercepat pekerjaan promosi, tetapi keputusan bisnis tetap berada di tangan pelaku usaha. Konten yang baik harus jujur, sesuai dengan kondisi produk, dan mampu mengajak konsumen untuk bertindak,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menghasilkan satu materi promosi yang siap digunakan, baik untuk Status WhatsApp, Instagram, maupun kanal digital lainnya. Luaran praktis tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan langsung agar pelaku UMKM tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki hasil yang dapat digunakan untuk mendukung pemasaran produk.
Pelatihan ini juga mendorong UMKM untuk lebih konsisten dalam membuat konten digital. Peserta dikenalkan pada pola kalender konten sederhana selama tujuh hari, seperti konten masalah pelanggan, manfaat produk, testimoni, proses produksi, promo terbatas, edukasi ringan, dan ajakan pembelian.
Dengan adanya pelatihan ini, Universitas Buana Perjuangan Karawang dan UNSIKA berharap pelaku UMKM di Karawang dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Pemanfaatan AI secara tepat diharapkan mampu membantu UMKM naik kelas, memperluas jangkauan pasar, memperkuat komunikasi dengan pelanggan, serta meningkatkan peluang penjualan secara berkelanjutan.