Pelatihan Promosi Digital Dorong Potensi Desa Wisata Cibodas di Bandung

Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, menjadi pusat inovasi pada 29 Juli 2025 dengan digelarnya kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Peningkatan Keterampilan Pengelola Desa Wisata: Pembuatan Media Promosi Digital di Desa Cibodas”. Program ini diinisiasi oleh tim dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University untuk mendukung pengembangan pariwisata berbasis digital.

Kegiatan ini diikuti oleh pengelola desa wisata dan ibu-ibu PKK yang memiliki usaha oleh-oleh khas Desa Cibodas. Tim pengabdian diketuai oleh Prof. Dr. Sutarman, dengan anggota Vigory Gloriman Manalu, Dr. M., Astri Anggelia, SE, serta mahasiswa Rafi Ahmad Taufik, Reva Mutia, dan Dzufadli Pinandito Sidqi. Mereka hadir untuk memberikan pelatihan dan pendampingan agar pelaku wisata siap bersaing di era digital.

Pelatihan berlangsung di Aula Kantor Desa Cibodas dengan suasana antusias dari peserta. Pada tanggal 29 Juli 2025, para pengelola wisata dan pelaku usaha lokal belajar langsung tentang strategi promosi digital yang efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Tujuan utama kegiatan ini adalah memaksimalkan potensi wisata Desa Cibodas melalui pemanfaatan media digital. Dengan promosi yang lebih kreatif dan terarah, diharapkan desa wisata ini mampu menarik lebih banyak wisatawan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat identitas lokal di tengah persaingan pariwisata.

Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan dengan konsep konten kreatif untuk media sosial. Materi mencakup pentingnya membangun brand awareness, meningkatkan trafik pengunjung, dan menciptakan hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Peserta juga mempelajari jenis-jenis konten menarik seperti video tutorial, tips & trik, kutipan inspiratif, hingga konten hiburan yang relevan dengan wisata.

Selain itu, narasumber menjelaskan teknik copywriting menggunakan formula AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk membuat promosi lebih persuasif. Peserta diajarkan bagaimana membuat headline yang kuat, menulis penawaran menarik, dan mencantumkan call to action agar calon wisatawan terdorong untuk berkunjung. Strategi ini dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik promosi digital.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung menggunakan aplikasi Canva untuk membuat desain promosi digital. Peserta belajar memilih template, menambahkan foto produk, teks, elemen visual, hingga mengatur format file sesuai kebutuhan media sosial. Dengan keterampilan ini, pengelola wisata dapat membuat konten profesional tanpa harus bergantung pada jasa desain mahal.

Program pengabdian ini menjadi langkah awal transformasi digital bagi Desa Cibodas. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat meningkatkan daya tarik wisata dan mendukung ekonomi lokal. Tim pengabdian berencana melakukan pendampingan lanjutan agar Desa Cibodas menjadi contoh sukses penerapan digitalisasi pariwisata di Kabupaten Bandung.